Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2013

Keputusan Gonzalo Higuain Pilih Napoli Ketimbang Arsenal Dinilai Wajar

Legenda Serie A Italia, Hernan Crespo, mengaku tidak terkejut terkait keputusan Gonzalo Higuain merapat ke Napoli ketimbang Arsenal.

Napoli resmi merekrut penyerang Argentina itu, mengalahkan penawaran yang diajukan The Gunners, akhir pekan kemarin.

Napoli dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan kapasitasnya sebagai calon penantang serius di Serie A Italia, bahkan tak menutup kemungkinan bersaing di Eropa.

"Saya tidak terkejut dengan skenario jika Higuain lebih memilih Napoli ke Arsenal," ujar Crespo diwartakan Tuttosport.

"Pipita adalah seorang striker, tapi juga bisa membantu berperan seperti Marek Hamsik, Lorenzo Insigne dan Jose Maria Callejon yang juga haus mencetak gol," tandasnya. 
Read More ->>

Selasa, 18 Juni 2013

Ditunggu, Penerus Taufik Hidayat

Taufik Hidayat terbukti tak bisa memberikan penampilan memuaskan di turnamen penutup karirnya, Djarum Indonesia Terbuka 2013. Juara Dunia 2005 itu kandas di tangan pemain jebolan babak kualifikasi asal India, Sai Praneeth.  

Pertandingan terakhir Taufik menjadi kenangan luar biasa bagi sang lawan, Praneeth. 

Pemain muda India itu sukses mewujudkan impiannya: bisa bermain melawan Taufik di lapangan. Bahkan, Praneeth sukses mengalahkan Taufik dalam tiga game 15-21, 21-12, 21-17. “Taufik merupakan salah satu legenda bulutangkis dunia dan saya selalu ingin bisa bermain melawannya. Dia merupakan pemain yang punya sikap baik, tampil begitu tenang di lapangan,” kata Praneeth.  

“Dialah idola saya sejak saya mengenal bulutangkis,” kata Praneeth lagi. Lewat perlawanan apik yang dia berikan untuk Taufik, Praneeth mulai merangkai mimpi untuk bisa mencapai prestasi tertinggi di tingkat dunia termasuk meraih sukses dalam kejuaraan dunia, dan turnamen-turnamen bergengsi lainnya. 

Sambil merajut mimpinya itu, Praneeth – kini berusia 21 tahun – akhirnya mengandaskan impian pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei, untuk bisa mempersembahkan permainan terbaiknya melawan Taufik. Dalam undian, Taufik dan Chong Wei memang bisa bertemu jika saja Taufik sukses melewati babak pertama. Namun, sang legenda lebih memberikan jalan pada sang pemula untuk bisa bermain dengan dirinya serta teman akrab sekaligus rival di lapangan, Chong Wei. 

Chong Wei sendiri tak bisa menyembunyikan sedikit kekecewaan karena tak kuasa berjumpa Taufik dalam turnamen resmi untuk terakhir kalinya. “Namun mungkin memang dia banyak terfokus untuk menghadapi masa pensiunnya. Dari yang saya lihat di pertandingan itu [saat melawan Praneeth], Taufik memang terlihat sudah tak lagi fit kondisi fisiknya meski sudah memberikan upaya maksimal,” ujar Chong Wei. 

Di mata pebulutangkis asal Malaysia itu, sosok Taufik Hidayat begitu penting. Sampai-sampai dia bilang, tidak akan ada Chong Wei, jika tidak ada Taufik. Untuk Chong Wei, Taufik merupakan pemain yang bisa membawanya dalam kesuksesan seperti sekarang ini. “Sejak pertama saya melawan dia di pertandingan, saya termotivasi untuk terus berlatih agar bisa mengalahkan Taufik,” kata Chong Wei. 

Dari catatan milik situs resmi BWF, kedua pemain ini pertama kali berjumpa di ajang Indonesia Terbuka tahun 2001. Kala itu, Taufik menghentikan langkah perjuangan Chong Wei. Perjuangan Chong Wei di Indonesia Terbuka tak kemudian luntur. Terbukti dengan adanya empat gelar juara yang sudah diraihnya. Dari jumlah itu, dua kali Chong Wei mengandaskan Taufik yaitu di tahun 2009 dan 2010. 

Tak salah jika Chong Wei kemudian berharap bisa berjumpa kembali dengan Taufik tahun ini. Chong Wei tentu rindu merasakan kembali drama di lapangan setelah terakhir kali melawan Taufik di babak perempat final India Terbuka tahun 2012. Sayang pertemuan itu urung terjadi. Namun, sang motivator jelas-jelas sudah menyulut semangat Chong Wei. Dari 20 pertemuan keduanya di lapangan, Chong Wei bisa meraup kemenangan sebanyak 13 kali. 

Praneeth dan Chong Wei sama-sama melihat sosok luar biasa Taufik Hidayat yang mulai pekan ini akan menghilang seiring keputusannya gantung raket. Chong Wei bahkan tak bisa menutup rasa sedihnya akan hal itu. Meski dia mengakui selalu ada saatnya bagi setiap pemain untuk mengakhiri karir. 

Chong Wei sedih karena keputusan Taufik ini membuat persaingan “Four Heavenly Kings” semakin jelas memudar. Raja bulutangkis era tahun 2000-an diisi empat pemain luar biasa yaitu Peter Hoeg Gade asal Denmark, Lin Dan asal Cina, serta Taufik dan Chong Wei. Kini, spot itu sudah ditinggalkan Taufik dan Gade. “Setelah Gade pensiun tahun lalu, kini saatnya untuk Taufik. Ya memang begitulah yang seharusnya terjadi, saya pun juga akan mengalaminya nanti, saya juga akan pensiun,” katanya. 

Yang jelas, berakhirnya karir Taufik harus bisa menyadarkan para penerusnya. Jika Praneeth dan Chong Wei tersulut motivasinya oleh kepiawaian permainan Taufik, suntikan motivasi itu yang setidaknya bisa menembus para pemain yang diharapkan saat ini seperti Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka. 

Suntikan motivasi itu juga yang seharusnya masih bertahan di dalam diri Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso. Kedua pemain ini yang secara jelas tumbuh bersama Taufik Hidayat dalam Pelatnas Cipayung. Keduanya tentu sangat diharapkan gregetnya lagi dalam perjalanan karir mereka. 

Sony boleh saja kandas di babak 16 besar Djarum Indonesia Terbuka 2013. Simon pun bolah saja batal tampil setelah cedera mendadak yang dialaminya. Namun, seharusnya mereka langsung bisa bangkit kembali dan membuktikan ada banyak Taufik Hidayat lain yang bisa diandalkan untuk meraih prestasi tertinggi di perbulutangkisan dunia. Atau, kita harus menanti lagi dari pemain-pemain muda Indonesia lainnya. 

Hingga kini belum ada sosok pengganti Taufik Hidayat. Dia yang dikenal dengan julukan “McEnroe of Badminton” memang diakui sebagai pemain yang komplet. Inilah yang kemudian harus segera dikejar agar Indonesia kembali memiliki pemain tunggal putra segemilang Taufik.
Read More ->>

Rossi: Bautista Pembalap Tolol dan Kurang Ajar!

Pembalap Yamaha, Valentino Rossi menilai Alvaro Bautista mulai kurang ajar. Bautista selalu membuat menuver yang berbahaya. Menurut Rossi, jika melihat di depannya dirinya, atau Jorge Lorenzo, dan pembalap top lainnya, Bautista jadi menggila dan seperti berusaha ingin menunjukkan bisa lebih baik.
Setelah terbawa jatuh dengan Bautista di MotoGP Italia, Valentino Rossi kembali hampir tersabet motor Bautista lagi saat lap pertama di Catalunya. Saat itu Bautista memaksa berusaha menyalip Rossi.
"Di Mugello dia telah membuat kesalahan dan telah merusak balapan kandang saya dan kami sama-sama merasakan kegagalan dengan kecelakaan itu. Tapi satu kali lagi kesalahan bisa saja terjadi. Dia sebelumnya mengatakan tak melihat saya, tapi nyatanya melakukan hal yang sama di balapan berikutnya. Sekali lagi kejadian dengan saya, menurut saya itu sangat bodoh," kata Rossi di crash.net.
"Dia mencoba melakukan pengereman yang tak mungkin bisa. Beruntung saya bisa terbebas dan agak lebar posisinya, jika tidak kami akan sama-sama terjatuh lagi. Menurut saya aksi salip dia itu tak perlu dilakukan karena saya lebih cepat dan berada dalam posisi yang tepat," katanya.
Read More ->>

Minggu, 16 Juni 2013

Balotelli Janji Tidak Akan Pamer Otot Lagi

Mario Balotelli harus mencari selebrasi lain jika kembali mencetak gol di Piala Konfederasi 2013 Brasil. Jika penyerang Italia itu tetap membuka baju dan memamerkan ototnya usai mencetak gol, maka harus siap-siap menerima hukuman.
Balotelli menjadi pahlawan Italia saat menang 2-1 atas Meksiko pada laga perdana Piala Konfederasi, Senin (17/6/13) dinihari WIB. Gol pemain berjuluk Super Mario di menit ke-78 memastikan Italia mengemas tiga poin. Sayang, Balotelli diganjar kartu kuning karena melepas kostum dan menunjukkan otot-ototnya setelah mencetak gol.
Balotelli sendiri mengaku tak tahu jika terdapat aturan dua kartu kuning di turnamen ini. "Saya tidak tahu terdapat aturan dua kartu kuning akan mendapatkan hukuman pada turnamen ini. Lain kali saya tidak akan melakukannya lagi," kata penyerang AC Milan itu.
Sebelumnya, Pelatih Cesare Prandelli marah atas selebrasi gol pemainnya itu. Ia meminta Balotelli untuk tak mengulanginya lagi. Sebab, hal itu akan sangat merugikan baik untuk Balotelli maupun Italia. "Mario (Balotelli), dia harus berhenti memamerkan otot-ototnya, karena kartu jika melakukannya," kata Prandelli.
Balotelli pernah melakukan selebrasi sperti itu saat mencetak gol ke gawang Jerman di semifinal Piala Eropa 2012. Saat itu, Italia menang 2-1.(FI)
Read More ->>

Pique: Mourinho Minder Terhadap Barca

MADRID – Kendati telah hengkang dari Real Madrid dan Spanyol serta bergabung dengan Chelsea di Liga Inggris, Jose Mourinho terus menuai kritikan, terutama dari kubu Barcelona. Setelah Andres Iniesta dan Xavi Hernandez, kini giliran Gerard Pique yang menyerang pelatih asal Portugal itu.
Pique menyebut Mourinho sempat nyaris memecah belah timnas Spanyol dengan menciptakan ketegangan antara para pemain Madrid dan Barca. Meski begitu, mantan pemain Manchester United ini mengaku tak pernah khawatir skuad 'La Furia Roja' akan terpengaruh olah ulah Mourinho.
"Saya percaya pada kedewasaan semua pemain. Situasinya sempat mencapai titik yang melewati batas, dan itu menimbulkan atmosfer yang tegang. Pada saat itulah kedewasaan semua pemain muncul untuk mengatakan ‘cukup sudah.’ Bukan Mourinho yang melakukannya melainkan beberapa pemain yang menyadari situasinya sudah tak terkendali,” tutur Pique.
Kekasih penyanyi asal Kolombia, Shakira, ini mengungkapkan keyakinannya bahwa kepergian Mourinho bakal membuat rivalitas antara Barca dan Madrid hanya akan berlaku dalam urusan permainan seperti sebelumnya.
"Saya yakin segalanya akan kembali seperti semula. Pertandingan yang menegangkan antara dua tim berkualitas tinggi. Sebuah tontonan yang brilian,” ujarnya.
Mourinho kemudian melontarkan analisisnya kenapa Mourinho berusaha menciptakan ketegangan antara para pemain Barca dan Madrid.
"Saya bisa memahami itu karena situasinya mendapat titik di mana saya pikir kami cukup  superior dibanding Madrid dan kami memenangi banyak trofi,” kata Pique. "Ia (Mourinho) berusaha membawa permainan ini ke luar lapangan dan saya pikir ia bertindak seperti karena ia merasa minder terhadap Barcelona. Tapi, pada akhirnya segalanya ditentukan di lapangan. Semua hal di luar itu hanya menimbulkan suasana yang tak bagus untuk tim nasional atau olahraga ini.”
Read More ->>

Lorenzo Kembali Berjaya di GP Catalunya

Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, keluar sebagai yang tercepat pada balapan GP Catalunya, Spanyol, Ahad, 16 Juni 2013. Ini merupakan yang ketiga kalinya dalam empat tahun terakhir Lorenzo memenangi lomba yang digelar di kampung halamannya itu.
Pada balapan yang digelar di Circuit de Catalunya, Lorenzo melahap 25 lap dalam waktu 43 menit 06.479 detik. Lorenzo unggul 1.763 detik atas Daniel Pedrosa, pembalap Honda, yang berada di tempat kedua. Adapun dengan Marc Marquez, ia memimpin 1.826 detik.
Kemenangan ini membuat Lorenzo mendapatkan 25 poin. Meski begitu, Lorenzo tetap tidak bisa menggeser Pedrosa dari tabel klasemen sementara. Pembalap 26 tahun itu terpaut tujuh poin dari Pedrosa yang sudah mengumpulkan 123 poin dari enam balapan terakhir.
Jalannya balapan berlangsung menarik. Lorenzo yang mengawali balapan dari posisi kedua, langsung menempel Pedrosa ketika lomba dimulai. Hasilnya pun manis. Pada tikungan pertama, Lorenzo berhasil mengambil alih posisi rekan sekompatriotnya itu.
Sejak saat itu, Lorenzo terus berada di posisi terdepan hingga akhir balapan meski kerap mendapat gangguan dari Pedrosa. Di belakang mereka ada Marquez, yang tampil agresif. Ia memulai lomba di posisi ke-6, namun langsung menyodok tiga tingkat di lap pertama.
Selain itu, di balapan kali ini banyak pembalap yang tidak dapat menyelesaikan lomba karena terjatuh. Mereka antara lain Alvaro Bautista, Andrea Iannone, Carl Cruthclow, Nicky Hayden, dan Hector Barbera, yang terjauh ketika lomba tersisa sembilan putaran lagi.
Read More ->>

Kamis, 13 Juni 2013

Mengapa Bayern Muenchen Sangat Dominan Musim Ini?

Saat Borussia Dortmund memastikan gelar juara di musim 2011/2012, mantan kiper tim nasional Jerman Oliver Kahn menyebut bahwa dominasi Dortmund akan membuat Bayern semakin kuat. Menurut Kahn dominasi Dortmund akan memaksa Bayern untuk lebih fokus dan berbenah. 

Pernyataan Kahn terbukti tahun ini. Bayern Muenchen menjuarai Bundesliga, Liga Champions dan DFB Pokal. 

Di Bundesliga, Bayern menjadi juara dengan sangat meyakinkan. Raihan 98 poin dalam satu musim adalah rekor baru Bundesliga. Begitu juga dengan catatan kebobolan mereka yang hanya kemasukan 18 gol sepanjang musim. Torehan tersebut melengkapi selisih 25 poin dengan sang juara bertahan, Borussia Dortmund. 

Dominasi Bayern Muenchen tak hanya terjadi di Bundesliga. Di Liga Champions tim asuhan Jupp Heynckess ini berhasil menjadi kampiun setelah menundukkan rival senegara Borussia Dortmund. Di semifinal mereka menang dengan agregat meyakinkan 7-0 atas Barcelona. Barcelona yang dianggap sebagai tim terbaik di Eropa seperti baru belajar sepak bola kala bertemu Bayern. 

Kemenangan di ajang DFB-Pokal akhir pekan lalu mengukuhkan status Bayern Muenchen sebagai tim paling konsisten di Eropa musim ini. Hanya dalam satu musim Bayern berkembang dari tim spesialis juara kedua menjadi tim nomor satu Eropa. 

Faktor utama keperkasaan Bayern musim ini adalah kedalaman skuat yang mereka milliki. Kualitas pemain cadangan dan pemain utama Bayern tak jauh berbeda. Kedalaman skuat Bayern saat ini adalah yang terbaik di Eropa. Mungkin hanya Real Madrid yang mendekati. 

Dengan kualitas mentereng hingga bangku cadangan pelatih Jupp Heynckess bisa merotasi pemain menghadapi jadwal kompetisi yang padat. Heynckess juga dapat dengan mudah mengganti pemain inti yang absen. 

Hal ini terlihat saat Holger Badstuber harus menghabiskan separuh musim di meja perawatan dan Toni Kroos cedera di dua bulan terakhir kompetisi. Absennya kedua pemain inti Bayern tersebut sama sekali tak memengaruhi penampilan. Tanpa dua pemain intinya Bayern bahkan melaju hingga final Liga Champions dan tak terkalahkan di Bundesliga. 

Kedalaman skuat ini didapat berkat pembelian tepat. Pemain yang didatangkan di awal musim mampu beradaptasi dengan skema permainan Bayern. Hasilnya, semua pemain yang didatangkan awal musim 2012/2013 bermain baik, tak terkecuali pemain pelapis seperti Tom Starke dan Claudio Pizarro. 

Selain menghasilkan kedalaman skuat, pembelian Bayern juga berhasil menambal kelemahan Bayern musim sebelumnya. Mario Mandzukic mampu membuat serangan Bayern lebih cair. Ia memang tak seganas Mario Gomez di depan gawang, namun pergerakannya lebih variatif dibanding Gomez. Serangan Bayern yang sebelumnya terpusat pada trio Robben-Ribery-Gomez menjadi lebih cair dengan kehadiran Mandzukic. 

Kehadiran Dante dan Javi Martinez juga menambal lobang pertahanan Bayern. Kehadiran dua pemain ini membuat pertahanan Bayern seperti tak bisa ditembus. Khusus untuk Martinez prestasi Bayern musim ini menjadi jawaban mengapa ia layak dihargai 40 juta euro (Rp516 miliar). 

Meski memiliki kedalaman skuat yang luar biasa Bayern tak akan mudah menjuarai Bundesliga jika bukan karena Dortmund. Selain dominasi Dortmund yang memaksa Bayern berbenah, keputusan manajemen Dortmund di awal musim turut membuka jalan bagi Bayern untuk menguasai Bundesliga. 

Sesuai arahan manajemen di awal musim, Dortmund fokus ke Liga Champions. Target di Bundesliga pun “hanya” lolos ke Liga Champions musim depan. Target yang membumi untuk juara bertahan. 

Fokus Dortmund ke Liga Champions ini sering disebut-sebut sebagai alasan inkonsistensi mereka di Bundesliga. Pada beberapa pertandingan yang berdekatan dengan jadwal Liga Champions Die Borussen sering bermain tidak maksimal dan kehilangan angka. 

Hal tersebut diperparah dengan kedalaman skuat mereka yang tak semewah Bayern Muenchen. Dortmund sering kesulitan bermain maksimal kala sejumlah pemain inti absen atau kelelahan. Karena minimnya pemain pelapis ini Lukas Piszczek bahkan tetap dimainkan meski tengah cedera. Hal yang berdampak pada penampilannya di lapangan. 

Jika memang kedalaman begitu krusial, mengapa Barcelona bisa juara di tiga kompetisi dengan skuat minim beberapa tahun lalu? 

Mengenai hal ini gaya permainan ikut memberi andil. Gaya bermain Barcelona tak menuntut pemain banyak berlari. Rata-rata dalam satu pertandingan total pemain Barcelona hanya berlari sejauh 109 km. 

Bandingkan dengan Dortmund yang memiliki catatan sampai 121 km. Catatan yang mencerminkan gaya main mereka yang menguras fisik.  

Fokus ke Liga Champions dan minim kedalaman skuat. Dortmund sebetulnya telah menyerahkan gelar Bundesliga ke Bayern sejak awal musim. Gelar Bundesliga menjadi harga yang harus dibayar Dortmund demi mendapatkan sekitar 60 juta euro (Rp775 miliar) dari Liga Champions. 

Layak ditunggu kiprah Bayern Muenchen mempertahankan dominasi mereka. Di atas kertas, tim yang akan ditangani Pep Guardiola musim depan ini masih akan mendominasi Jerman dan Eropa. Namun tak ada yang pasti sebelum peluit panjang dibunyikan. Ucapan Kahn awal tahun lalu bisa berbalik musim depan.
Read More ->>

Lima Hal yang Tak Terlupakan dari Taufik Hidayat

Taufik Hidayat resmi menutup karir setelah kalah tiga set 21-15, 12-21, 17-21 di babak pertama Djarum Indonesia Terbuka Super Series 2013 dari Sai Praneeth, Rabu (12/6) malam WIB.  

Meski kalah, Taufik tetap mendapat penghormatan. Tepuk tangan para penonton yang memadati Gedung Istora Senayan Jakarta menjadi perpisahan yang berarti. 

Pebulutangkis berusia 31 tahun itu memang tak sepatutnya dilupakan. Dia sudah menyumbangkan gelar yang mengharumkan nama bangsa di sepanjang 18 tahun berkarir di lapangan. Dan, kita akan bisa mengenangnya sebagai salah satu pebulutangkis legendaris Indonesia. Bagaimana kita bisa mengenangnya? 

1. Backhand smash keras dan mematikan

Taufik Hidayat memiliki senjata andalan itu terutama saat dalam masa kejayaannya mulai dari tahun 2003. Inilah salah satu teknik yang kerap membuat lawan mati langkah. 

Senjata ini juga yang bisa menjadikan Taufik sebagai seniman bulutangkis dunia karena dia juga dipersenjatai dengan teknik lain yang menjadikannya salah satu pemain terbaik dunia di era tahun 2000-an. 

Dia juga dilengkapi dengan kekuatan jumping smash keras, pukulan drop shot akurat, langkah kaki yang lincah serta permainan net yang mematikan. Bahkan, pukulan backhand tak terduga dari balik tubuhnya juga menjadi senjata ampuh untuk mendulang poin. 

Tampaknya, Taufik menyerap banyak ilmu dari sang guru, Iie Sumirat. Pelatih yang ikut berperan besar saat Taufik berlatih di klub SGS Elektrik ini memang cukup lengkap ketika masih aktif bermain di era tahun 1970-an. 

Taufik memang tidak terlalu menyerap ilmu netting milik Iie Sumirat yang kerap tak tak terduga di area permainan lawan. Namun, Taufik tetap membangun karakternya sendiri yang tidak dimiliki sang guru, yaitu; pukulan backhand yang diarahkan tak terduga dengan keras.

2. Tak sempat juara di ajang All England 

Kemampuan luar biasa Taufik Hidayat di lapangan tak pernah diragukan. Dia sudah menjadi yang terbaik di ajang Olimpade (tahun 2004), Kejuaraan Dunia (tahun 2005), berbagai ajang kejuaaan terbuka, serta memberikan kontribusi besar di ajang beregu seperti Piala Thomas. 

Namun, Taufik seperti tak kuasa mengatasi persaingan di ajang kejuaraan bulutangkis tertua di dunia: All England. Dia hanya bisa menembus babak final pada tahun 1999 dan 2000.

3. Pengoleksi gelar terbanyak kedua Indonesia Terbuka 


Sampai ujung karir, Taufik tak bisa menambah koleksi gelar juara di ajang Indonesia Terbuka. Padahal, satu lagi kemenangan akan membuat Taufik menyamai rekor Ardy Bernardus Wiranata — yang bisa juara sebanyak tujuh kali. Taufik hanya tertinggal satu dari seniornya itu. 

Satu peluang terakhir yang dilewatkannya terjadi saat Taufik kalah dari Lee Chong Wei asal Malaysia di babak final tahun 2009. Taufik sukses meraih gelar juara di tahun 1999, 2000, 2002, 2003, 2004, dan 2006. 

4. Satu dari empat ‘Heavenly Kings’ bulutangkis dunia 


Perjalanan karir Taufik Hidayat sebagai pemain besar membawanya dalam satu pencapaian besar dalam era keemasan sektor tunggal putra tahun 2000-an. Dia adalah salah seorang dari empat pemain besar dunia selain Peter Hoeg Gade (Denmark), Lin Dan (Cina), dan Lee Chong Wei (Malaysia). Mereka secara bergantian saling mengisi puncak peringkat dunia atau menjuarai turnamen. 

Pertandingan yang melibatkan para raja di lapangan bulutangkis ini kerap menjadi tontonan yang sulit dilewatkan begitu saja. Sungguh hiburan luar biasa yang mereka suguhkan. 

Kini, era kebesaran mereka hampir mencapai titik akhir. Gade lebih dulu meninggalkan panggung. Pada 2012, dia gantung raket pada usia 36 tahun. Kini, Taufik menyusul keputusan Gade dan menyudahi perjuangannya tepat di Djarum Indonesia Terbuka 2013. 

Sepanjang tahun 2012-2013 ini persaingan empat raja bulutangkis ini juga semakin memudar setelah Lin Dan melakukan jeda karir. Lee Chong Wei, pemain peringkat satu dunia, mulai mendapatkan perlawanan dari pemain generasi muda yang didominasi pemain Cina.

5. Selalu bersama Mulyo Handoyo 

Taufik Hidayat dikenal pemberani ketika diasuh Pelatnas Cipayung. Salah satunya dia tunjukkan dengan keinginan untuk terus bersama sang pelatih, Mulyo Handoyo. Taufik akhirnya mendapat keistimewaan: memiliki pelatih sendiri. 

Ketika Mulyo memutuskan bekerja sebagai pelatih Singapura pada tahun 2001, Taufik bahkan sempat berusaha ikut. Dia memaksa PBSI menemukan jalan tengah dengan memakai tenaga Mulyo Handoyo kembali sebagai pelatih tunggal putera khusus untuk Taufik Hidayat di pelatnas. 

Keputusan kontroversial lain? Taufik memutuskan keluar dari Pelatnas tahun 2009 karena ketidakhadiran Mulyo Handoyo sebagai pelatih, apabila dia meneken kontrak dengan PBSI. 

Keputusan ini kemudian mendorong pemain lain yang ingin mencoba berkarir di luar Pelatnas Cipayung.
Read More ->>

Taufik Hidayat Pensiun, Lee Chong Wei Segera Menyusul

Pebulutangkis putra andalan Malaysia, Lee Chong Wei, berencana mengikuti langkah Taufik Hidayat untuk pensiun dari dunia bulutangkis.
Taufik Hidayat sendiri akan menjadikan turnamen Djarum Indonesia Open 2013 menjadi turnamen terakhir sebelum gantung raket. Rencana pensiun Taufik Hidayat itu rupanya menggugah Lee Chong Wei. Pebulutangkis peringkat satu dunia itu pun mengaku ingin menyusul rival-rival seangkatannya, seperti Taufik Hidayat dan Peter Gade Christensen untuk gantung raket.
“Saya pun sudah berencana seperti Taufik untuk pensiun. Seperti yang orang tahu, selama ini saya, Taufik, dan Peter Gade seangkatan. Setelah Taufik dan Peter Gade, akan datang giliran saya,” tutur Chong Wei.
Namun rencana pensiun itu tidak akan datang dalam waktu dekat. Lee Chong Wei memberi tenggat waktu setidaknya dua tahun ke depan.
“Tapi saya terus mencoba dalam beberapa tahun ke depan sambil melihat kondisi setelah Asian Games dan Commonwelth Games. Kalau tidak ada cedera saya akan lanjut sampai Olimpiade Rio de Janeiro (2016),” jelas pria 30 tahun tersebut.
Read More ->>

Manchester United Tak Izinkan Cetak Nama Eric Cantona Di Jersey Baru

Toko resmi Manchester United tidak mengizinkan nama Eric Cantona tercetak dalam replika jersey kandang terbaru mereka. Desain jersey home yang akan digunakan pasukan David Moyes untuk musim mendatang ini menggunakan kerah yang bisa dinaikkan seperti yang sering dilakukan Cantona saat masih bermain di United.

Semenjak peluncuran jersey tersebut pada pekan lalu, fans Red Devils berbondong-bondong menuju Megastore, toko resmi United di Old Trafford. Namun, banyak fans United yang kecewa karena tak bisa mencetak nama sang legenda Prancis pada jersey anyar ini.



"Jersey baru ini punya kerah yang sudah sejak seminggu yang lalu disebut oleh klub, laman resmi United, dan fans, menggunakan gaya ala Cantona. Jadi saya pikir, akan cocok jika bisa mencetak nama Eric dengan nomor punggung 7. Lalu, saya diberitahu bahwa klub tidak bisa mencetaknya karena mereka harus membayar royalti ke Cantona sebagai pemilik hak citra," ujar Hannah McDonoug, seorang pemegang tiket musiman United kepada Daily Mail. 

Padahal, laman resmi United memuat kata-kata ‘featuring the return of the black collar, a popular and evocative symbol ever since Eric Cantona wore it upturned in the 1990s’ pada jersey baru itu.  

   

Namun, tetap saja para fans yang menginginkan nama Cantona tercetak di jersey 2013/14 itu terganjal oleh hak citra. Alasan ini pula yang membuat beberapa nama populer lain seperti David Beckham dan Cristiano Ronaldo tidak diperkenankan lagi dicetak jerseynya di toko resmi United itu. 

"Para petugas mengatakan kepada saya, hanya tiga nama itu yang terkena copyright. Tentu hal ini membuat saya frustrasi, karena suporter seperti saya tentu senang akan nostalgia dan tradisi dari nama-nama ikonik klub yang tercetak dalam jersey," imbuh salah satu fans United lainnya.

Read More ->>

Bintang Belanda Anggap Cina Lebih Mudah Ketimbang Indonesia

Pemain sayap Belanda, Arjen Robben menilai permainan Belanda lebih berkembang saat menghadapi Cina dibandingkan Indonesia dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Asia.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Workers pada Selasa (11/6/13), Belanda berhasil mengalahkan sepuluh pemain Cina dengan skor 2-0. Robben menilai permainan Belanda bisa berkembang di atas lapangan yang bagus.
Robben juga menyatakan, lawatan tim Oranje ke Indonesia dan Cina sangat berarti bagi persiapan menghadapi Piala Dunia 2014. "Sepak bola di sini tidak sama. Hari ini lebih mudah dibandingkan di Indonesia, karena lapangannya lebih baik. Di sisi lain, Cina juga tim yang bagus. Itu bukan pertandingan terbaik kami, tapi kami dua kali menang tanpa kebobolan," ujar Robben seperti yang dilansir dari SBS 6 pada Selasa, (11/6/13).
"Kami punya beberapa pemain baru di tim, dan tur Asia ini sangat berguna," tambahnya.
Robben juga mengungkapkan kegembiraannya Wesley Sneijder turut menyumbang satu gol di pertandingan tadi. "Sneijder mengawali laga dari bangku cadangan, setelah di Indonesia menjadi pemain utama. Anda bisa menikmati apa yang ada di atas lapangan. Gol yang bagus. Ini sudah jelas bahwa tim ini punya kemampuan," pungkas pemain Bayern Muenchen ini.
Read More ->>

Rabu, 29 Mei 2013

Pembuktian Pemain Termahal Indonesia

Sergio van Dijk (ANTARA/Agus Bebeng)

Ditulis oleh: Sirajudin Hasbi


Minggu (3/3) sore WIB di stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung menjadi waktu yang istimewa bagi Serginho Van Dijk (SVD). Dia membuktikan dirinya sebagai penyerang hebat yang pantas dibayar tinggi dan akan berguna bagi tim nasional.

Dalam partai besar dan penuh aroma persaingan menghadapi Persija Jakarta, SVD menahbiskan diri sebagai idola baru bobotoh. Dengan torehan dua gol dan menghantarkan Persib mengalahkan musuh bebuyutannya 3-1, sudah pasti setelah ini SVD menjadi sosok idola publik Bandung.

Tidak hanya piawai mencetak gol, SVD juga memberikan satu assist. Dengan sundulan kepalanya, SVD memberi umpan matang bagi Kenji Adachihara yang melesakkan bola ke gawang Persija pada menit ke-19. Setelah Persija membalas melalui eksekusi penalti Pedro Javier Velazquez, pertandingan berjalan lebih seru. SVD kemudian muncul sebagai pahlawan setelah mencetak dua gol. Gol melalui titik putih di menit 54 dan gol indah melalui sepakan keras kaki kirinya pada menit 80 dari jarak 30 meter. Tendangan kerasnya gagal dihalau oleh kiper muda Persija, Adixi Lenzivio.

Sepanjang pertandingan SVD bermain baik dalam skema 4-3-3 Djajang Nurdjaman. Ia bergerak efisien dan sentuhannya efektif. Jarang sekali SVD menyentuh bola lebih dari tiga kali (ia tampak tidak suka pamer). Gocek sebentar, dirinya langsung mengoper bola ke pemain lain. 

Dengan kualitas permainan di atas rata-rata pemain di Indonesia, SVD membuktikan dirinya layak menjadi pemain termahal yang beredar di liga Indonesia. Gaji SVD sendiri dikabarkan tidak kurang dari Rp4 miliar dengan berbagai fasilitas pelengkap, seperti rumah tempat tinggal dan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari.

SVD memang pemain cemerlang. Kariernya cukup bagus semasa di Belanda walaupun tidak sampai bermain di Eredivisie. Karirnya juga terbilang bagus ketika bermain di Australia.

SVD bermain di Akademi Groningen. Lalu masuk ke tim senior. Dia sempat bermain dua kali dan mencetak satu gol yang turut membantu Groningen promosi ke Eredivisie. Sayang ia tidak sempat mencicipi atmosfer divisi paling tinggi di Belanda karena pindah ke Helmond Sport pada 2002. SVD kemudian berlabuh di Emmen yang juga berlaga di Eerste Divisie (setingkat di bawah Eredivisie).

Mulai musim 2008/2009, SVD memulai petualangannya di Australia. SVD bergabung dengan Brisbane Roar selama dua musim dengan bermain di 50 pertandingan dan berhasil melesakkan 25 gol. Selepas musim 2009/2010 berakhir, pemain kelahiran Assen 6 Agustus 1982 ini pindah ke Adelaide United. 

Bisa dibilang bersama klub inilah karier SVD menanjak di ajang A-League. SVD mampu meraih gelar pencetak gol terbanyak A-League di musim 2010/2011 dengan torehan 16 gol. Total SVD mempersembahkan 25 gol bagi Adelaide United sebelum akhirnya pindah ke Persib Bandung dan resmi diperkenalkan ke publik oleh PT Persib Bandung Bermartabat pada 11 Februari 2013 lalu.

Di Persib Bandung sejauh ini SVD sudah melakoni empat laga. Dua laga tandang, yang jadi dua laga awal SVD berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Persisam Samarinda dan 2-4 dari Mitra Kukar. Laga debutnya melawan Persisam walau berakhir dengan kekalahan tetap patut dikenang lantaran diwarnai dengan gol pertamanya untuk klub kebanggaan bobotoh ini. 

Masuk menggantikan Kenji Adachihara pada babak kedua, SVD mencetak gol melalui sundulan di menit 78 memanfaatkan umpan Herman Dzumafo. Dua laga kandang, dimenangi masing-masing 4-1 atas PSPS dan 3-1 atas Persija. Dua hasil positif yang membuat Persib naik ke peringkat 9 dengan nilai 12 hasil 8 kali bertanding sementara ini.

Sejauh ini SVD sudah mengemas 4 gol dan 1 assist. Statistik yang sangat bagus untuk pemain yang baru pertama kali merasakan kerasnya persaingan sepak bola Indonesia. Dirinya pun langsung memperoleh banyak pujian. Mundari Karya, pelatih PSPS menyebutnya sebagai penyerang terbaik yang dimiliki oleh Indonesia saat ini. Sementara, Djajang Nurdjaman menyatakan “apresiasi khusus dan pujian saya berikan pada Sergio Van Dijk” setelah pertandingan Persib melawan Persija hari Minggu lalu.

Penyerang bertinggi 185 cm ini pun nampaknya akan sangat berguna bagi timnas Merah Putih. Pemain yang nama depannya diambil dari nama bintang Brasil di Piala Dunia 1982, Serginho Chulapa ini sudah dinaturalisasi dan segera akan memperoleh paspor Indonesianya setelah menunggu kurang lebih empat tahun. Panggilan dari Badan Tim Nasional (BTN) untuk menjalani pemusatan latihan menjelang laga melawan Arab Saudi di kualifikasi Piala Asia pun agaknya akan menjadi pengalaman pertamanya menjalani tugas negara. 

Semoga kariermu terus berkembang Sergio!
Read More ->>

Timnas Indonesia Disarankan Nikmati Pertandingan Lawan Belanda


Fabio Oliveira memiliki saran terhadap para penggawa Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan Belanda, 7 Juni 2013 mendatang. Menurut mantan asisten pelatih Timnas Indonesia ini, Sergio van Dijk dkk harus bermain lepas di pertandingan ini.
"Nikmati saja pertandingannya. Untuk hasilnya, biar Tuhan yang mengatur," ujar Fabio, pada Bola.net.
"Semoga Indonesia mendapat hasil terbaik di pertandingan ini," sambung pria berdarah Brazil ini.
Sebelumnya, Badan Tim Nasional telah merilis nama 21 orang pemain yang dipanggil untuk menghadapi Oranje, julukan Timnas Belanda. Dari nama-nama yang dikeluarkan, terdapat nama empat orang pemain naturalisasi.
Namun, meski diperkuat empat pemain naturalisasi, banyak pihak yang meramal bahwa Timnas Indonesia tetap bakal kesulitan menghadapi anak asuh Louis van Gaal ini. Terlebih lagi persiapan Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- menghadapi laga ini terbilang minim.
Menanggapi hal ini, Fabio menyebut para penggawa Indonesia tak perlu berkecil hati. Mereka juga sudah sadar bahwa materi pemain berada di bawah Belanda.
Read More ->>

Bruna Enggan Ikut ke Barcelona, Neymar Bersiap Pacaran Jarak Jauh


Para pendukung Santos bukan hanya akan kehilangan Neymar di Belmiro Stadium. Mereka pun sepertinya tak akan lagi melihat kekasih Neymar yang jelita, Bruna Marquezine di stadion kandang milik Santos tersebut.
Neymar resmi pindah ke Barcelona musim depan. Air mata deras mengaliri pipi pemain 21 tahun ini saat melakoni partai perpisahan melawan Flamengo. Maklum saja, sejak berusia 11 tahun ia telah bersama Santos. Air mata juga terlihat mengalir di pipi Bruna yang menonton laga paling emosional tersebut.
Kedatangan Bruna di stadion tersebut diabadikan oleh salah satu teman Bruna, yang juga penyanyi asal Brasil, Mariana Belém. Dalam foto yang diambilnya dan dimuat di berbagai media Brasil, Belem menulis, ''Si cantik dan manis, Bruna Marquezine, di stadion Mane Garrincha.''
Padahal, beberapa jam sebelumnya, Bruna baru saja menjadi model di salah satu peragaan busana khusus pengantin. Dalam peragaan busana itu, Bruna mendapat kesempatan untuk mengenakan busana rancangan Maria Virginia.
Aktris berusia 18 tahun ini pun dikabarkan ikut hadir saat Neymar meneken kontrak selama lima tahun bersama La Blaugrana. Acara penanda-tanganan tersebut di gelar di Santos. Striker Brasil tersebut akan mendapat bayaran tujuh juta euro (sekitar Rp 88,5 miliar) per tahun.
Agen Neymar, Wager Ribeiro mengunggah foto kehadiran Bruna di acara tersebut lewat instagram. Wajah Bruna terlihat cerah dan berseri-seri. Senyumnya mengembang. Tak terlihat sama sekali kelelahan padahal ia sudah melakoni jadwal yang padat selama akhir pekan.
Namun, pertanyaan besarnya kemudian, akankah Bruna mengikuti jejak Neymar bermigrasi ke Barcelona, Spanyol? Banyak yang percaya, sang kekasih sepertinya akan tetap bertahan di Brasil. Kenapa?
Tak lain karena kariernya sekarang sedang berada di puncak ketenaran. Jaringan televisi terbesar di Brasil, Globo Network kabarnya sudah mengajukan tiga proposal acara tambahan untuknya. Satu untuk acara reality show, menjadi presenter di sebuah acara olahraga, dan satunya lagi menjadi aktris di sebuah opera sabun.
Belum lagi tawaran untuk menjadi model iklan yang juga mengalir sama derasnya. Terakhir Bruna menjadi model iklan kosmetik, dan otomotif. Ia memang seorang aktris tulen. Tercatat, Bruna melakoni karier aktingnya pada usia sangat muda, empat tahun dengan tampil di telenovela "Gente Inocente" yang sempat meledak di Brasil pada 1999. Sampai saat ini, total ia sudah melakoni 14 seri telenovela.
Sejak tahun 2003, Bruna melebarkan sayap dengan bermain di film layar lebar, dan total sudah lima kali bermain. Tak hanya itu, perempuan cantik ini juga mengasah kemampuan aktingnya dengan sering tampil di pentas teater.
Seorang sumber yang merupakan teman dekat Bruna mengatakan, "Bahkan saat gosip Neymar akan ke Eropa sudah mengemuka, Bruna telah menyatakan tekadnya untuk bertahan dulu di Brasil. Ia punya karier sendiri yang sedang cemerlang. Kalau tidak bertahan di Brasil, pilihannya adalah ke Hollywood. Obsesinya adalah jadi aktris profesional, dan bukan sekadar mengikuti kekasihnya," ujar sumber tersebut dikutip dari Mais Futebal.
Walhasil, kata sumber tersebut, pasangan pesohor ini pun menyiapkan hubungan asmara jarak jauh. Mungkin dalam hitungan sebulan sekali Bruna akan terbang ke Spanyol untuk mendukung kekasihnya berlaga. Dan jika sedang berada di Barcelona, maka di Camp Nou nanti Bruna akan bergabung dengan para istri dan kekasih La Braugana seperti Antonella Rocuzzo (kekasih Lionel Messi), dan Shakira (kekasih Gerard Pique).
Read More ->>

Gara-gara Selingkuh dengan Adik Ipar, Ryan Giggs Dikucilkan Keluarga


Perselingkuhan Ryan Giggs dan istri adiknya, Natasha beberapa tahun lalu, benar-benar telah mengucilkan pemain Manchester United ini dari lingkungan keluarganya. Komunikasi dengan adiknya yang juga suami Natasha, Rhodri Giggs, dan ayahnya, Danny Giggs, kontan terputus. Karena itulah, Giggs sama sekali tak tahu bahwa ayahnya sekarang terserang kanker prostat, dan harus menjalani operasi.
Sejak terbongkarnya perselingkuhan itu, Rhodri tak sudi berhubungan dengan Ryan ataupun Natasha. Ayah mereka, Danny Giggs, juga marah dan tak mau bicara dengan Giggs, apalagi bertemu dengannya. Karena itu, Ryan tak pernah tahu perkembangan keluarganya. Bahkan, ia tak tahu jika ayahnya kini terserang kanker prostat dan harus dioperasi.
"Dia (Ryan) telah menghancurkan keluarga kami. Saya benar-benar tak mau peduli bahwa kami tak bicara lagi," kata Rhodri, masih sakit hati, seperti dikutip The Sun. Karena perselingkuhan itu, Rhodri menceraikan Natasha. Natasha sempat memohon kepada Rhodri untuk diberi kesempatan berbaikan. Namun, Rhodri sudah tak bisa hidup dengannya. Rhodri kini hidup bahagia dengan kekasih barunya, Soe Ashton.
Menurut Rhodri, ayahnya juga ikut sakit hati oleh kelakuan kakaknya itu. Bahkan, ayahnya menilai kelakuan Ryan tak termaafkan dan sangat mengganggu. Oleh sebab itu, Danny tak memberitahukan soal kanker yang ia idap kepada Ryan.
"Ryan juga tak melakukan usaha untuk mengontak saya dan saya juga tak mau berusaha mengontaknya. Saya sedang berjuang melawan kanker prostat dan telah memutuskan untuk menjalani operasi serta terapi radiasi. Ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Saya sangat sakit, tapi ini tergantung kepadanya (Ryan) apakah akan mencoba untuk berhubungan dengan kami," kata Danny.
Read More ->>

@_LIE_BEE_@

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers